Email Yang Dikirim ke Depkominfo

Ini email yang saya kirimkan ke: gatot_b@postel.go.I’d

Email ini ditujukan untuk menolak keputusan pemerintah terhadap kebebasan informasi di dunia maya. Bisa dibayangkan kalo kita para blogger harus ijin dulu buat nge-blog….

Yang lain juga harus kirim email ke alamat di atas. Keluhan yang disampaikan akan ditutup sampai 19 Februari 2010.

Ini isi email yang saya kirim:

Maaf, saya sangat tidak setuju apapun alasannya untuk pembatasan informasi. Kami para blogger mencoba memahami kendala yang dihadapi masyarakat sekarang akibat bebasnya akses informasi.

Tapi kami juga meminta kepada Depkominfo agar tidak membatasi kebebasan kami dalam mengemukakan pendapat dan keinginan kami dalam berekspresi.
Pemerintah dapat melakukan penyuluhan dan memberi informasi kepada penyelenggara layanan serta orang tua agar lebih waspada terhadap kebebasan informasi saat ini.

Tapi kami mohon jangan renggut kebebasan kami dalam berekspresi. Banyak manfaat yang dapat diambil dari kebebasan informasi juga.

Kejahatan dan tindakan asusila bukan hanya berasal dari kebebasan individu di dunia maya.

Published in: on February 12, 2010 at 6:08 pm  Leave a Comment  
Tags:

“Juru selamat” Tel Aviv Memperbudak Wanita

YERUSALEM – Para wanita menato nama dan wajah pria itu di seluruh tubuhnya, anak mereka pun diberi namanya — Savior (juru selamat).

Mereka menyuapi, merawat, dan juga menyerahkan semua uang yang didapat dan diberikan kepada pria tersebut dan rela hidup berdesak-desakan, mereka tinggal dilingkungan apartemen kumuh di wilayah Tel Aviv dengan anak-anak yang lahir dari benih pria itu. Menurut keterangan polisi, lelaki tua itu juga membuahi beberapa anaknya.

Goel Ratzon pria berusia 60 tahun — yang nama depannya dalam bahasa Ibrani berarti “Savior” — saat ini mendekam di penjara Tel Aviv jail, dengan tuduhan memperbudak 17 wanita dan 37 anak-anak dengan menjadikan mereka seperti selir. Ratzon, hidup seperti ini selama dua dekade, membantah telah melakukan hal yang salah, ujar pengacaranya.

Dugaan kejahatan dan gaya hidup yang tidak konvensional versi Ratzon telah mengundang perhatian bagi Israel dan menjadi perbincangan di surat kabar dan juga di acara talk show.

Bagaimana dia dapat membujuk begitu banyak wanita muda dan hidup dengan cara seperti itu untuk waktu yang lama masih menjadi misteri. Sementara pemimpin sekte lain seperti Jim Jones, yang membuat ratusan pengikutnya pada tahun 1978 untuk melakukan bunuh diri masal di Jonestown, Guyana, mengaku mengikuti aliran messianic, sedangkan Ratzon tidak.

“Saya bukanlah Messiah mereka, saya bukan Juru Selamat mereka. Saya hanya berlaku baik bagi mereka,” ujarnya dalam sebuah wawancara di sebuah televisi Israel tahun lalu.

Akan tetapi, polisi mengatakan bahwa, para wanita itu menyembahnya saat anak-anak mereka berada di sekolah karena anak-anak tersebut takut akan disakiti jika berada di rumah pada saat itu.

Menurut keterangan polisi, pengacara dan beberapa wanita, Ratzon terus mengawasi “keluarga besarnya” melalui kamera CCTV, dan menghukum mereka jika melanggar peraturan termasuk menggunaka pakaian serta melarang menggunakan telepon.

Dalam sebuah dokumenter yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi tahun lalu menyatakan, Ratzon para wanita itu tertarik padanya karena ia “sempurna” dan memiliki “semua yang wanita butuhkan.”

Tetapi Asher Wizman, seorang penyidik swasta menyatakan seperti yang dikutip dari Associated Press (9/2/2010), bahwa Ratzon memangsa para wanita muda yang bermasalah.

Beberapa dari wanitanya mengundang adik, kakak, sepupu dan temannya untuk bergabung. Ratzon pun biasanya mencari mangsanya di dua mall wilayah Tel Aviv, ujar Wizman.

Ia mengatakan bahwa penyidik swasta yang ia kirimkan menyusup kedalam saat ini dalam keadaan terguncang ketika ia berhadapan dengan Ratzon.

“Ratzon menatap mata para wanita ” selama 90 detik, “dan kemudian wanita tersebut merasakan dirinya kehilangan kontrol, itu seperti halnya hipnotis,” ujarnya.

Penyidik yang ditugaskan selama satu bulan bersama klan tersebut melaporkan pada Wizman bahwasanya para wanita itu “mengatakan bahwa Ratzon seperti seorang Tuhan dan menjadi suatu kehormatan untuk menghabiskan malam bersamanya,” urainya.

Published in: on February 9, 2010 at 1:00 pm  Leave a Comment  
Tags:

Pantun ML

Alkisah dua muda mudi, Ahin dan Alin lagi di mabuk asmara, tergoda untuk melakukan ML.
Inilah gaya mereka dengan pantun2an dulu sebelum ML.

Ahin: “sop sayur sop kacang, meking lop yuk yang.”

Alin: “buah duren di kebun kacang, bawa durex ga. yang?”

Ahin: “buah delima buah duren, dua lima lebih keren.”

Alin: ” bawa kaca takut pecah, pake sutra pasti lebih aaahhhhhhhhh…”

Ahin: ” buah durian buah lengkeng, ga usa pake skalian deh neng.”

Alin : “mau ngemil buah kedondong, kalo hamil gimana dong?”

Ahin: “jangan ngemil buah kedondong, kalo hamil ya…. kutinggal pergi donk.”

Alin: “buah duku buah langsat, kamu memang bangsat..!!!!”

Ahin: “Ulet bulu, kafan kaennya, ngomong mulu, kapan maennyaaa??” =D =D

Published in: on February 7, 2010 at 1:03 pm  Leave a Comment  

Kabayan

Euis menyambut suaminya (si Kabayan) pulang kantor dengan senyum mesra.”Kang aku sudah telat satu bulan, kita akan punya bayi”, kata Euis.

“Tapi karena baru tadi aku test ke dokter, jangan kasih tau siapapun ya, entar malu kalau nggak jadi”.

Besok paginya ada tukang tagih listrik mengetok pintu. Setelah dibukakan si tukang tagih bilang, “Ibu terlambat satu bulan…”

“Hah koq tau ?”, sahut Euis.

“Ini ada di catatan kami…”

“Haaah. .. masa sampai ada dicatatan kamu?”

Besok paginya Kabayan ke kantor pembayaran listrik dan marah2.

“Bagaimana ini, kok bisa tau istri saya terlambat satu bulan?”

“Sabar, sabar pak… Kalau bapak ingin catatan itu dihapus, tinggal bayar saja …”.

(“Wah.. . pemerasan nih” …pikir Kabayan)…

” Lalu kalau saya nekat nggak mau bayar?” tantang Kabayan

“Punya bapak saya putus…!!!” , jawab sang petugas.

“Wah. .. kalau punya saya diputus,istri saya di rumah pakai apa?”

“Yaaa.. . istri bapak. kan bisa pakai lilin……=))

Published in: on February 7, 2010 at 10:59 am  Leave a Comment  

Kucing Bisa Meramal Kematian

RHODE ISLAND – Seekor kucing bernama Oscar, memiliki kemampuan menakjubkan, yakni memperkirakan kematian pasien di rumah jompo. Kemampuannya sudah teruji, dengan mencatat 50 kasus ramalan.

Oscar, yang tinggal di Rumah Jompo Steere dan Pusat Rehabilitasi di Providence, Kepulauan Rhode, Amerika Serikat, meringkuk bersama pasien di akhir ajalnya.

Seorang dokter ahli geriatric Dr David Dosa, yang juga sebagai asisten profesor di Universitas Brown mengatakan, sudah lima tahun belakangan ini Oscar selalu tepat dalam memprediksikan kematian. Demikian seperti yang dilaporkan Daily Telegraph, Jumat (5/2/2010).

Bahkan ia pun sering membuktikan bahwa staf medis melakukan kesalahan dalam memprediksikan usia para pasien.

Kucing betina belang putih ini, kini berumur lima tahun dan tidak bersahabat, jarang sekali menghabiskan waktu dengan pasien, kecuali pasien yang mendekati ajalnya.

Dr Dosa dan beberapa staf lainnya sangat yakin sekali dengan akurasi yang diberikan Oscar. Begitu si kucing sudah mendekat salah satu pasien, mereka langsung menginformasikannya kepada kerabat pasien. Tanda-tanda konkret pasien akan bertemu dengan malaikan maut adalah jika si kucing naik ke atas ranjang dan berbaring di samping pasien tersebut.

Di dalam buku terbarunya berjudul, ‘Making Rounds with Oscar: The Extraordinary Gift of an ordinary cat’, karya Dr Dosa, tidak memberikan penjelasan yang ilmiah menyangkut perilaku Oscar.

Para kerabat dari pasien juga merasa tidak terganggu, bahkan justru merasa nyaman dengan keberadaan Oscar. “Mereka selalu memuji kucing tersebut di suratkabar dan juga pada saat pelepasan jenasah ke kuburnya,” ungkap Dr Dosa

http://international.okezone.com

Published in: on February 6, 2010 at 10:29 am  Leave a Comment  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.